IDENTIFIKASI PENGARUH EMISI GAS BUANG RUMAH TANGGA DAN VOLUME KENDARAAN TERHADAP KUALITAS UDARA PADA LINGKUNGAN

Devi Aisyi, Bambang Endro Yuwono

Abstract


Emisi gas buang merupakan sisa pembakaran yang terjadi pada dalam mesin kendaraan bermotor, selain itu penggunaan listrik rumah tangga juga menghasilkan emisi gas buang. Dampak akibat emisi gas buang adalah Global warming dimana emisi gas buang yang ada di udara menyulitkan panas matahari memantul kembali ke luar angkasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandinga emisi gas buang antara kendaraan bermotor dan penggunaan listrik rumah tangga. Untuk mengetahui emisi gas buang kendaraan bermotor perhitungan menggunakan Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 12 Tahun 2010. Sedangkan emisi gas buang penggunaan listrik menggunakan metode perhitungan emisi dan serapan menggunakan persamaan dasar (basic equation), data aktivitas yang digunakan sebagian bersumber dari sumber data global, dan menggunakan faktor emisi default. Hasil dari perhitungan emisi gas buang kendaraan bermotor dan listrik rumah tangga tertinggi didapatkan sebanyak 32327 kgCO2 emisi yang dikeluarkan kendaraan bermotor, serta 8740 kgCO2 emisi yang dikeluarkan penggunaan listrik rumah tangga. Perhitungan emisi gas buang dilakukan untuk mengetahui berapa kadar emisi yang terdapat di udara, yang dimana merupakan salah satu penyebab gas rumah kaca (GRK), emisi pada kendaraan bermotor lebih dominan dibandingkan emisi yang dihasilkan penggunaan listrik rumah tangga.

 


Keywords


Emisi Gas Buang,Volume Kendaraan, Gas Rumah Kaca, Kualitas Udara

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract views : 0| PDF views : 0

References


Aftortu, M. R. (2019). Analisis Resiko Proyek Konstruksi Studi Kasus Bendungan Way Sekampung Paket 2 Dengan Metode Failure Mode and Effect Analysis Dan Domino.

Ahmad Kurnia. (n.d.). SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHAT.

Auliak Amri. (2015). Manajemen risiko - ISO 31000. https://blogs.itb.ac.id/23215077auliakamriel5007mkisem1t15d16mr/2015/11/15/proses-manajemen-risiko/

Djamal, N., & Azizi, R. (2015). IDENTIFIKASI DAN RENCANA PERBAIKAN PENYEBAB DELAY PRODUKSI MELTING PROSES DENGAN KONSEP FAULT TREE ANALYSIS (FTA) di PT. XYZ. Jurnal Intech Teknik Industri, 1(1), 34–45. https://doi.org/10.30656/intech.v1i1.154

Hanif, R. Y., Rukmi, H. S., & Susanty, S. (2015). PERBAIKAN KUALITAS PRODUK KERATON LUXURY DI PT. X DENGAN MENGGUNAKAN METODE FAILURE MODE and EFFECT ANALYSIS (FMEA) dan FAULT TREE ANALYSIS (FTA) * RICHMA YULINDA HANIF, HENDANG SETYO RUKMI, SUSY SUSANTY. Jurnal Online Institut Teknologi Nasional Juli, 03(03), 137–147.

Ii, B. A. B., Manajemen, A., & Manajemen, P. (2006). No Title. 17–34.

Indonesia, S. (2012a). Lean Six Sigma Tools: Mengenal Metode FMEA (Failure Mode and Effects Analysis). http://shiftindonesia.com/lean-six-sigma-mengenal-metode-fmea-failure-mode-and-effects-analysis/

Indonesia, S. (2012b). Lean Six Sigma Tools: Mengenal Metode FMEA (Failure Mode and Effects Analysis).

M.Hanafi, M. (2014). Risiko, Proses Manajemen Risiko, dan Enterprise Risk Management. Management Research Review, 1–40. http://repository.ut.ac.id/4789/1/EKMA4262-M1.pdf




DOI: http://dx.doi.org/10.25105/psia.v2i1.8964

Refbacks

  • There are currently no refbacks.