PENERAPAN ELEMEN AKUSTIKA RUANG PADA PERANCANGAN GEDUNG WAYANG ORANG SRIWEDARISURAKARTA

Adhistana Bagoes Wicaksana Andaru, Dermawati Djoko Santoso, Laksmi Utami

Abstract


Wayang Orang merupakan teater tradisional jawa, cerita berasal dari wayang seperti rahmayana dan mahabarata wayang orang merupakan gabungan dari seni pertunjukkanbarat dengan adat jawa sehingga komposisi ruang mengikuti teater secara umum Penggunaan ruang pertunjukkan yang tidak hanya digunakan untuk pertunjukkan kegiatan wayang orang, tetapi digunakan untuk pertunjukkan lainnya. Dengan adanya penambahan fungsiruang pertunjukkan dibutuhkan desain ruang akustik pertunjukkan yang secara umum dapat memenuhi segala jenis pertunjukkan. Ruang harus didesain sedemikian rupa sehingga baik secara audio dan visual dari ruangan dapat menyesuaikan dengan kondisiyang ada dalam ruang pertunjukkan, elemen-elemen pembentuk ruang yang sesuai dengan kriteria ruang akustik dari penggunaan kedap suara dinding hingga penggunaan plafon yang tepat. Berdasarkan Analisa Metode PenelitianTerapanruang akustik dipengaruhi oleh Bentuk Ruang, Ketinggian Langit pada ruang, Bentuk Plafon ruang,Material Plafon, Dinding, dan Lantai ruang. Analisa Elemen ditemukan bahwa bentukan ruang yang paling baik adalah bentuk persegi panjang karena pemantulan bunyi yang baik. Dan berdasarkan perhitungan material akustik pada ruang ditemukan sebesar 0,91 waktu dengung tanpa audiens, dan 0,79dengan audiens sehingga masih dalam batas wajar untuk ruang auditorium.


Keywords


wayang orang, akustik, elemen akustik, teater

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract views : 0| PDF views : 0

References


Cole. Meyer-Buris.(1971). Theatres and Auditorium.New York: Robert E.Krieger Publishing Company.Doelle, L.L.(1972). Environtmental Acoustic.New york: McGraw-Hill Publishing Company.Gade, Anders Christian. (2007). Acoustic investigations of concert halls for rock music. Acoustica, Vol. 122.Kartiko, Pandu. Sumaryoto. & Muqoffa Moh. . (2018). Citation: Penerapan Sistem Akustik Pada Ruang Auditorium Balai Sidang Surakarta, Jurnal Senthong, Vol. 1, No.1, Januari 2018.Ribeiro, Maria Rosa Sa, (2002). Room Accousric Quality of a Multipurpose Hall: A case Study. Proceedings of the firsts Conference with International participation, Bucharest.Satwiko, P. (2004).Fisika Bangunan I.Yogyakarta: Andi Offset.Sumoro H. (2008). Pengantar Ilmu Akustik: Suara, Getaran, dan pendengaran. Jakarta: Remaja TosdakaryaZuyyinati, Ika., Thojib, Jusuf., & Sujudwijono Nurrachmad. (2015). Penerapan Elemen Akustika Ruang Dalam Pada Perancangan Auditorium Mono-Fungsi, Sidoarjo-Jawa Timur ( Jurnal Universitas Brawijaya)




DOI: http://dx.doi.org/10.25105/psia.v2i1.8943

Refbacks

  • There are currently no refbacks.