ANALISIS KEBUTUHAN AIR IRIGASI DAN OPTIMASI POLA TANAM PADA DAERAH IRIGASI CISADANE

Tania Artista, Sih Andajani

Abstract


ABSTRAK

Daerah irigasi Cisadane Barat Laut dengan luas ±11.052 Ha termasuk ke dalam administratif kota Tangerang. Daerah irigasi ini menerapkan pola tanam tidak serentak pada kondisi eksistingnya. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan kebutuhan air irigasi menggunakan pola tanam tidak serentak terhadap pola tanam serentak, serta menentukan optimasi pola tanam menggunakan solver pada Microsoft Excel untuk mendapatkan keuntungan maksimum. Dari hasil perhitungan, kebutuhan air irigasi pola tanam tidak serentak sebesar 1,95 lt/det/ha, sedangkan pola tanam serentak sebesar 2,36 lt/det/ha. Hasil optimasi pola tanam yang dipilih adalah skenario ke-3 (Padi MT1-Padi MT2-Kangkung), skenario ini dipilih karena hasil keuntungan yang didapatkan paling maksimum yaitu Rp.1,169,195,030,802.72/tahun.

 


Keywords


kebutuhan air irigasi, optimasi pola tanam

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract views : 0| PDF views : 0

References


Linsley, R.K dan Franzini, J. B., 1992, Teknik

Sumber Daya Air, Jilid 2, Edisi ketiga,

Terjemahan Djoko Sasongko, Erlangga,

Jakarta.

Direktorat Jenderal Sumber Daya Air. (2010).

Standar Perencanaan Irigasi Kriteria

Perencanan Bagian Jaringan Irigasi KP-01

Soemarto, C.D., 1987 Hidrologi Teknik. Usaha

Nasional, Surabaya.

Sri Harto Br.1993.Analisis Hidrologi, PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Suhardjono. 1994. Kebutuhan Air Tanaman. Institut Teknologi Nasional, Malang.

Dirjen Pengairan, Bina Program PSA 010. 1985.

Kebutuhan Air Irigasi. Jakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.25105/psia.v1i1.5967

Refbacks

  • There are currently no refbacks.