IMPLEMENTASI ORNAMEN ARSITEKTUR TRADISIONAL PADA PERANCANGAN HOTEL DAN RESORT PALM SPRINGS DI NONGSA BATAM

Taufik Satrio Wibowo, Agus Saladin, Jimmy S Juwana

Abstract


Batam, seperti layaknya kota-kota lain di Indonesia mengalami gejolak pembangunan fisik yang pada akhirnya menimbulkan pertanyaan apakah sebenarnya yang bisa diangkat sebagai identitas fisik dari hasil - hasil pembangunan yang terjadi. Menggunakan kembali arsitektur tradisional ataupun elemen-elemen penyusun arsitektur tradisional tersebut dipandang menjadi cara tercepat guna mendapatkan identitas bangunan maupun kota.Namun demikian pemahaman yang tidak menyeluruh dari arsitektur tradisional tersebut menyebabkan kaburnya atau hilangnya makna dari penggunaan elemen-elemen arsitektur tradisional tersebut, bahkan seringkali elemen-elemen arsitektur tradisional ditempatkan bukan pada tempat yang seharusnya. Pada perancangan hotel resort palm spring Nongsa menajadikan kawasan tersebut dan menerapkan ornamen melayu bertujuan untuk melestarikan arsitektur tradisional pada Kota Batam dan Kawasan Nongsa.


Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract views : 262| PDF views : 0

References


Heath, Kingston WM. 2009. Vernacular Architecture and Regional

Design: Cultural Process and Environmental Response. Oxford : Architectural Press

Vellinga, M . 2005. “Anthropology and the Challenges of Sustainable Architecture”. Anthropology Today, Vol 21 No3, pp. 3-7.

Umbach, M. and B.Huppauf. 2005. Vernacular Modernism: Heimat, Globalization, and the Built Environment.stanford : Stanford University Press

Geertz, C.1992. Kebudayaan dan Agama.Yogyakarta : Kanisius Press

Molindhuri, Sisdayana. 2010. Pusat budaya melayu Riau di Pekanbaru Dengan Penekanan Pada Pemanfaatan Karakter Arsitektur Tradisional Melayu Riau Sebagai Ekspresi Bangunan. Surakarta: UNS.




DOI: http://dx.doi.org/10.25105/semnas.v0i0.2219

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License. Seminar Nasonal Cendekiawan, Lembaga Penelitian, Universitas Trisakti University @2017. All right reserved.