PEMANFAATAN SERAT ALAMI RESAM DALAM PERANCANGAN AKSESORIS RUMAH

Susi Hartanto, Rosalineo Rosaline, Aloysius Baskoro

Abstract


Abstract
Resam (Dicranopteris linearis) is a type of weed that dominates the rubber
plantation areas and empty lands in Jambi. Although this plant is regarded as
one that needs to be destroyed, it is not easy to do so as it grows really fast. In
order to solve this and make better use of the resam, local craftsmenusually use
the inner filling of the trunk to create various weaving products such as tissue
box, flower pot, hat, bag, bracelet, photo frame, and other decorative itemsfor
interior. However, these weaving products do not really interest consumers.
This is mainly because the resam material has not been used accordingly based
on its nature. With its vast amount in Jambi province, it is good to work it out
and make selling products from it. However, the goods need to be not only pretty
but also designed in a careful way suitable with the resam's characteristics. No
doubt, the creativity of the craftsmen is also a crucial part determining the
success of the products.
This research aims to define material characteristics of resam and to apply it on a
designed product. The research results may not be perfect, but will bring
positive impact since better products make better sales. Future research can
focus mainly on how to apply it maximally on other non-decorative items, such
as furniture.

 

Abstrak
penduduk
sekitar biasanya memanfaatkan isi batang resam dengan membuatnya
menjadi berbagai anyaman produk sepertikotak tisu, pot bunga, topi,
tas, gelang, bingkai foto, hiasan dinding dan produk dekorasi interior
lainnya. Material resam di manfaatkan penduduk karena penduduk
Resam ( tumbuh subur di lahan perkebunan atau
tanah kosong yang lembab dan biasanya mudah mendominasi
permukaan areal perkebunan karet dan lahan kosong di Jambi. Begitu
suburnya, tanaman ini dianggap sebagai gulma atau pengganggu yang
harus dimusnahkan. Untuk mengatasi gulma tersebut
yang dulunya bekerja sebagai penganyam rotan menemukan masalah
untuk mencari material rotan di sekitar mereka. Hal ini menyebabkan penduduk mencari alternatif lain sebagai mata pencaharian mereka.
Namun produk-produk yang telah dihasilkan dari anyaman resam
kurang diminati masyarakat luas. Hal ini dikarenakan pemanfaatan
material resam yang belum dilakukan secara benar berdasarkan sifat
material tersebut. Dengan melimpahnya material tersebut di Provinsi
Jambi, maka sangat baik untuk mengembangkan material tersebut
menjadi produk yang bernilai jual. Produk yang dihasilkan tentunya
yang menarik dari sisi bentuk tetapi produk
yang dirancang dengan memperhatikan dan memanfaatkan sifat
material resam dengan benar serta menggunakan kreatifitas para
pengrajin anyam sehingga produk yang dihasilkan akan lebih diminati
oleh konsumen.
Penelitian ini bertujuan terutama untuk mendefinisikan karakteristik
material resam dan mengaplikasikannya dalam produk. Hasil
penelitian tentunya belum sempurna, tetapi tentunya akan bisa
berdampak positif bagi para pengrajin anyam di Jambi karena hasil
kerajinan yang lebih unggul bisa dijual dan memberikan pendapatan
bagi pengrajin, selain itu juga meningkatkan nilai kebersihan lahanlahan
di Provinsi Jambi. Penelitian ini mudah-mudahan menjadi awal
penelitian serat alami resam selanjutnya sehingga pemanfaatannya
menjadi material utama produk kerajinan atau lainnya (misalkan
mebel) bisa lebih maksimal.


Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract views : 172| PDF views : 0


DOI: http://dx.doi.org/10.25105/dim.v12i2.56

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lisensi Creative Commons

Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial 4.0 Internasional.

p-ISSN : 2527-5666
e-ISSN : 2549-7782